Resensi Buku Why Nations Fail Oleh Daron Acemoglu dan James A. Robinson

Pengarang: Daron Acemoglu dan James Alan Robinson
Penerbit: Crown Business
Tahun terbit beserta cetakannya: 20 Maret 2012, Hardcover
Dimensi buku: 546 Halaman
ISBN: 0307719219

Daron Acemoglu merupakan tokoh ekonom Turki-Amerika Serikat dari Institute Technology Massachusettws dan James Robinson merupakan ilmuwan politik dari Harvard University. Di buku yang berjudul Why Nations Fail ini mereka membahas mengenai apa penyebab suatu kemunduran dan kemajuan suatu negara dalam prespektif yang cukup unik, karena pembahasan yang mereka tulis jauh berbeda dengan argumen-argumen dominan yang pernah disampaikan oleh Montesquieu, Jaret Diamond dan Max Webber.

Penulis telah melakukan riset yang cukup lama yaitu lima belas tahun untuk memberikan suatu kesimpulan bahwa hal yang menyebabkan kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh faktor budaya, penyakit tropis, agama, iklim maupun faktor geografis. Dari pandangan mereka kemajuan serta kemunduran suatu ekonomi negara juga tidak ditentukan oleh nilai-nilai dan etika yang diambil oleh negara. Kemajuan dan kemunduran suatu negara ditentukan oleh desain institusi politiknya serta ekonominya.

Di buku yang berjudul Why Nations Fail penulis membantah berbagai argumen seperti Jared Diamond yang mengatakan bahwa penyakit tropis yang lebih spesifiknya malaria merupakan wabah berpotensi tinggi menurunkan produktivitas kerja. Penulis pun juga tidak setuju dengan argumen Max Webber bahwa Protestan merupakan penyebab kemunduran Eropa dan revolusi industri adalah tongak awal kemajuan negara-negara di Eropa.

Di buku ini Daron Acemoglu dan James Robinson memisah institusi politik dan ekonomi ke dalam dua bentuk yaitu institusi politik-ekonomi inklusif dan institusi politik-ekonomi ekstraktif. Secara sederhana politik dan ekonomi inklusif yaitu institusi yang tidak hanya memberikan keuntungan terhatap kaum atasan/elit namun juga memberikan kemakmuran kepada kaum bawah. Dalam hal ini rakyat dapat secara aktif berpartisipasi aktif di kegiatan politik. Institusi politik inklusif juga membuat kaum elit terkontrol dalam membuat wewenang/hukum serta norma di masyarakat sehingga terciptanya kehidupan masyarakat yang adil.

Berlawanan dengan inklusif, ekstraktif merupakan wujud kekuasaan semena-mena yang dilakukan oleh kaum elit dalam menjalankan pemerintahan suatu negara. Hal ini dicerminkan dalam perbedaan antara Amerika Utara dan Amerika Selatan. Amerika Utara menerapkan sistem politik yang adil, membebaskan rakyat berpolitik dan mampu memberikan kualitas pendidikan yang baik. Berbeda dengan Amerika Latin, semenjak pendudukan pemerintah Spanyol sudah ada praktik politik ekstratif yang cukup marak sehingga kaum atas jauh lebih kaya dari yang masyarakat bayangkan, pemerintah Amerika Latin juga melakukan praktik hukum dan kekuasaan yang semena-mena sehingga negara tidak maju. Dalam hal ini pemerintahan ekstratif merupakan lingkaran setan yang berpotensi tinggi memberikan ketimpangan ekonomi yang cukup besar bagi suatu negara. Namun kondisi seperti ini dapat diatasi dengan terjadinya perubahan besar seperti Restorasi Meiji, Revolusi Prancis dan Revolusi Inggris.

Tak hanya membahas pemerintahan inklusif dan ekstraktif. Penulis juga memberikan berbagai argumen pendukung serta kritikan mengenai berbagai lembaga seperti IMF yang gagal dalam mengobati negara-negara yang menjadi pasiennya.  

Buku ini memberikan argumen yang cukup kuat mengenai pentingnya desain suatu institusi politik dan ekonomi di suatu negara dalam mempengaruhi kemajuan dan kemundurannya. Hal yang dirasa kurang di buku ini yaitu Acemoglu dan Robinson tidak bisa memberikan penjelasan mengapa Indonesia yang relatif inklusif tidak menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Secara keseluruhan buku ini memberikan pesan penting bagi para pembaca yakni pentingnya bentuk pemerintahan yang inklusif untuk terciptanya kekayaan dan kemakmuran yang adil di masyarakat.

Penulis: Irfan

Editor: Rusdiyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *