Apa ini

Dureng para perajut bejana kilau, menjelanak di bawah tabir isak-isak, diikuti dogmanisasi alai-belai
Rongrong mereka: Ba-bi-bu, ba-bi-bu kami suka mengaver tiranis, pakanira demikian?

Samawi, Yahwe, dan Roh Kudus tak melihat gundah gulana para semut, keong, dan belalang, namun tidak bagi kerbau, babi, dan kuda mereka terlindungi para kuasa langit dengan padi dan kecambah
Hujan darah riang bergema, tak habis pedang lidah tertancap disetiap kepala

Ibuisme telah menanam chip dalam-dalam pada aeromonas, dan sekolah menelaah setiap inci kotak pada ujung samudera, yang di penjelang milenium ketiga tak payahnya dengan bundar bentuk geometris
Belum lagi, anak-anak petani Urut Sewu dipaksa tuk ereksi komunikasi digital, bersamaan dengan memukul setiap pangkal penis dan vagina mereka sampai hancur oleh para babiiiiinsa

Halo para imamat tolong, tolong, tolong, tolong itu kosmos ambilkan tuk menerangi tidur yang gelap milik para pengangkut pangan berkilau

Fauzian Anugerah

19 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *