AKSI 10 Oktober: Perubahan Ada di Jalan Pertigaan UIN Sunan Kalijaga

Natasmedia.com, Yogyakarta- Pada hari Kamis, 10 Oktober 2019 aksi “Perubahan Ada di Jalan” dilaksanakan di Pertigaan Revolusi UIN Sunan Kalijaga. Massa berkumpul di depan kampus UIN Sunan Kalijaga sekitar pukul 17.05. Selanjutnya, massa melakukan aksi diam.

Aceng, salah satu mahasiswa massa aksi mengatakan aksi dipersiapkan secara mendadak. Menurutnya, massa sudah berkumpul di UIN Sunan Kalijaga sejak pukul 15.00. Selanjutnya massa keluar dari kampus UIN Sunan Kalijaga pukul 15.20. Massa melakukan aksi diam dan membawa beberapa spanduk besar berisi tuntutan-tuntutan aksi.

Salah satu poster yang berisikan tuntutan massa

Menurut pemaparan Aceng, saat melakukan aksi diam aparat kepolisian mendatangi mereka dan memfoto wajah massa.

Aksi yang melibatkan pekerja, pelajar, dan mahasiswa ini mengangkat sembilan tuntutan. Berikut isi kesembilan tuntutan tersebut:

  1. Menolak RUU RKUHP, RUU Minerba, RUU Pertahanan, RUU Pemasyarakatan dan RUU Ketenagakerjaan. Batalkan RUU KPK dan RUU KKS. Cabut UU SDA dan UU PSDN. Sahkan RUU PKS dan RUU PRT.
  2. Batalkan pimpinan KPK yang bermasalah.
  3. Menolak TNI & Polri menepati jabatan sipil
  4. Hentikan militerisme di Papua dan daerah lain. Bebaskan tahanan politik Papua segera!
  5. Hentikan kriminalisasi aktivis.
  6. Hentikan pembakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera yang dilakukan oleh korporasi. Pidanakan korporasi pembakar hutan dan cabut izinnya (HGU)!
  7. Tuntaskan pelanggaran HAM dan adili para penjahat HAM yang duduk di kekuasaan.
  8. Bebaskan seluruh tahanan demonstran sepanjang September.
  9. Usut tuntas kekerasan aparat kepada demonstran dan adili polisi selaku pembakaran!

Kedua tuntutan terakhir, menurut siaran pers aksi, merupakan tambahan terkait dengan dua mahasiswa yang tewas tertembak. Satu pelajar yang tewas tertabrak kendaraan ketika dikejar oleh polisi, dan satu warga sipil tewas karena dihajar oleh polisi (selama rentetan aksi massa pada bulan September kemarin). Total 1.365 demonstran diamankan, 380 orang menjadi tersangka dan 179 orang ditahan.

Reporter: Mila dan Winih

Penulis: Winih

Editor: Rusdiyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *