Diskusi dan Bedah Film “Alkinemokiye”

Alkinemokiyemerupakan sebuah film dokumenter yang diproduksi oleh WatchDoc tahun 2011. Film ini menceritakan tentang perjuangan buruh tambang emas terbesar di dunia, PT. Freeport Indonesia, yang tidak mendapatkan upah yang layak sementara tiap tahun harga emas dunia selalu merangkak naik. Sejak bulan September hingga Desember 2011 sekitar 8.000 dari 22.000 buruh PT. Freeport Indonesia mengadakan mogok kerja yang terlama serta melibatkan karyawan terbanyak. Mereka menuntut kenaikan upah harian yang tadinya hanya 3.5 USD menjadi 7.5 USD. Risiko kerja yang tidak setimpal dengan upah serta inflasi yang menyebabkan harga barang kebutuhan pokok naik merupakan alasan yang melatarbelakangi mogok kerja tersebut. 

Sempat dilarang diputarkan dalam perhelatan Screen Below The Wind Festival pada 2012 serta pada pemutaran dan diskusi film yang diadakan oleh LPM Dianns FIA, Universitas Brawijaya, Malang untuk menanggapi Hari Buruh Internasional pada Jumat (1/5) film Alkinemokiye akan diputar dan didiskusikan di Universitas Sanata Dharma, pada Rabu (13/5). Selain untuk mengangkat isu seputar buruh dan persoalan di Papua, diskusi ini juga untuk membuktikan bahwa masih ada ruang akademis untuk berdialektika di universitas yang mempunyai motto ‘Cerdas dan Humanis’ ini.

Waktu dan Tempat
hari/tanggal     : Rabu, 13 Mei 2015
jam                  : 18.00 – selesai
tempat             : Student Hall Kampus I Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *