Angkringan Lintas Iman : Membangun Budaya Damai Lewat Media Sosial

                Media sosial merupakan dunia yang sangat luas dan beragam, banyak orang mengunakan media sosial setiap harinya. Namun banyak hal negatif yang kita baca dari media sosial, salah satunya yaitu hoax yang dapat menyebabkan SARA. Acara angkringan lintas iman merupakan acara tahunan yang diselengarakan oleh Campus Ministry Universitas Sanata Dharma pada tanggal 20 Oktober 2017 di dan 5 November 2017 di Student Ministry Kampus 3 Universitas Sanata Dharma.

Juru bicara menjelaskan media sosial minggu (4/11) Foto : Irfan Arif Widiatmoko

                Acara pertama yaitu dialog “A Common World” yang dilaksanakan pada hari jumat 20 oktober 2017 yang menjelaskan 2 sudut pandang dari 2 agama yaitu islam dan katolik. Acara yang kedua yaitu “Membangun Budaya Damai Lewat Media Sosial” yang dilaksanakan pada hari minggu,5 november 2017 dengan kerjasama Santri Gus Dur (SGD) Yogyakarta. Acara kedua memiliki 2 juru bicara yaitu mas Fatin dan mas Sarjoko dari SGD dengan rangkaian acara yaitu pengenalan juru bicara, penjelasan medsos dan praktek positif pengunaan medsos.

                Kedua acara tersebut memiliki tujuan yang sangat penting yaitu membuat mahasiswa paham dengan isu-isu terkini sehingga terhindar dari penyebaran hoax dan dan SARA. Tidak hanya itu peserta workshop diharapkan mampu berfikir terbuka dan dapat menyebarkan opini positif tanpa ada unsur negatif.

Penulis dan reporter : Irfan Arif Widiatmoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *