Pembentukan Kabinet Kementrian BEMU Minim Waktu

Pasangan Kandidat BEMU terpilih
Kandidat presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) periode kepengurusan 2015/2016 terpilih Angga Dwi Putra mengaku harus bergerak cepat untuk mencari menteri yang akan mengisi kabinet BEMU selama dua minggu. Ia dan wakilnya, Yessi Shinta Maharkesri (Manajemen 2013), juga harus segera membuat Rancangan Kegiatan dan Anggaran (RKA) ungkapnya ketika ditemui setelah penghitungan suara Sabtu (21/11).
Keterlambatan proses pemilihan ketua dan wakil ketua BEMU tahun ini menjadi penyebab terbatasnya waktu pencarian menteri untuk mengisi kabinet BEMU. Terlebih mulai Senin (7/12) mendatang mahasiswa Universitas Sanata Dharma (USD) akan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS).
“Ini konsekuensi yang harus menjadi keprihatinan bersama,” ujar mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2013 itu menanggapi minimnya waktu pembentukan kabinet BEMU.
Sebagai strategi untuk mencari menteri, ia dan wakilnya akan mendatangi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF) di USD. Tak hanya itu, mereka juga membuka kesempatan bagi mahasiswa USD untuk mengisi jabatan sebagai anggota kementrian dalam kabinet. “Kami akan membuat banner yang besar, supaya menarik perhatian mahasiswa,” ujar Angga.
Krisis kepemimpinan
Laurensius Pandu Mahardhika, ketua panitia Komisi Pemilihan Umum (KPU) BEMU-DPMU 2015, membenarkan bahwa batas pendaftaran calon ketua dan wakil ketua BEMU tahun ini molor hingga tiga kali.
“Awalnya ditargetkan batas pengumuman calon ketua dan wakil ketua BEMU 24 Juli 2015, tetapi sampai batas akhir belum ada yang mendaftar,” ungkap mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2013 itu. Lalu panitia KPU BEMU-DPMU memperpanjang pendaftaran sampai 7 Agustus 2015 yang berujung serupa.
Setelah diundur sampai 14 Agustus 2015 dan belum ada yang mendaftar, akhirnya panitia meminta pertimbangan Wakil Rektor III bagian kemahasiswaan sehingga batas pencalonan diundur lagi sampai akhir Agustus.
“Sudah ada yang mendaftar namun hanya ada satu pasang, yaitu Angga dan Panut sebagai calon tunggal,” ujar Pandu. Pencarian calon ketua dan wakil BEMU diperpanjang karena calon wakil presiden tersebut mengundurkan diri serta ada calon presiden lain yang mendaftar, yaitu Andi Setianto (Teknik Informatika 2013), namun belum memiliki pasangan. Baru pada pertengahan Oktober kedua calon presiden BEMU tersebut menemukan wakilnya sehingga siap untuk ditandingkan.
“Harus diakui kita sedang krisis di mana-mana, di fakultas di HMJ,” ungkap Andi menanggapi krisis kepemimpinan di USD. Ia berujar bahwa sebenarnya banyak mahasiswa USD yang berpotensi, namun masih kurang memiliki dorongan untuk maju.
Penulis: Rosa Vania Setowati

Reportase Bersama: Bangun Handono dan Ludgeryus Angger Prapaska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *