Antusiasme Warga Yogyakarta Menyambut Pasar Malam Perayaan Sekaten 2017

Suasana Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2017 di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta pada (07/11/2017). Foto : Rusdi

Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2017 kembali diselenggarakan di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Pasar Malam ini diadakan dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2017 nanti. Meski rencananya PMPS 2017 baru akan diresmikan pembukaannya pada 10 November 2017, nyatanya antusiasme pengunjung telah terlihat bahkan semejak hari-hari sebelumnya. PMPS 2017 yang akan digelar selama hampir sebulan ini diisi oleh berbagai jenis pedagang maupun wahana permainan anak.

Bagi Alfonsus, pedagang di gerai makanan dan minuman, PMPS 2017  merupakan ajang yang bagus untuk meningkatkan penghasilan. Laki-laki berperawakan tinggi yang berjualan berbagai jenis gorengan, penganan seperti dodol dan donat, softdrink, dan juga aksesoris wanita ini mengaku menyewa tempat seluas itu hingga lima puluh juta. “Pastinya harapannya saya, bisa ramai seperti tahun kemarin apalagi nanti setelah gong peresmian dibunyikan dari keraton dan para pengunjung semakin banyak lagi yang datang,” harap Alfon untuk PMPS tahun ini.

Bu Yaya, seorang ibu rumah tangga yang datang bersama anak dan suaminya, telah mengunjungi PMPS 2017 bahkan sebelum diresmikan. “Iya, karena mau jalan-jalan aja, ajak anak sama suami,” ungkap Ibu Yaya yang merupakan warga asli dari Yogyakarta dan menganggap datang ke PMPS ini sebagai hal yang mesti dilakukan setiap tahunnya. “Kalau dulu sih pasar malemnya masih ada tradisinya, saya inget dulu ada ketopraknya, ada wayangnya tapi yang sekarang isinya cuma dagang sama mainan, ya hiburan aja,” jawab Ibu Yaya saat mengungkapkan perbedaan PMPS sekarang dengan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun begitu, Ibu Yaya merasa penyelenggaraan PMPS dari tahun ke tahun kian membaik.

Acara hiburan rakyat yang wajib di Yogyakarta ini membawa dampak yang besar baik bagi pedagang maupun pengunjungnya sendiri. Maka tak heran antusiasme warga Yogyakarta sudah sangat terlihat. Terlebih lagi Pasar Malam Perayaan Sekaten ini akan diakhiri dengan tradisi adat mengarak Gunungan hasil bumi pada 1 Desember 2017 oleh pihak penyelenggara dari Keraton Yogyakarta yang dapat diikuti oleh warga secara umum.

 

Penulis & reporter : Ni Luh Putu Rusdiyanti

Pendamping & editor: Atanasius Magnus, Nabilla Maharani

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *