Solusi Susulan untuk Peserta Insadha

Insadha Januari 2016 ditargetkan memfasilitasi mahasiswa yang sebelumnya kehabisan kuota. Insadha Agustus nanti diharapkan dapat menampung seluruh mahasiswa baru 2016.

Tidak seperti biasanya, ketika liburan semester ganjil masih berjalan, Auditorium Universitas Sanata Dharma (USD) diramaikan para mahasiswa berpakaian rapi dengan kemeja dan celana panjang hitam. Pada pertengahan Januari ini kegiatan Inisiasi Sanata Dharma (Insadha) memang sedang diselenggarakan untuk ketiga kalinya dalam periode tahun ajaran 2015/2016. Insadha Januari 2016 ini ditujukan untuk mahasiswa yang belum mengikuti insadha reguler pada Agustus tahun lalu.

Menurut data yang ditampilkan di situs resmi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) USD, sebanyak 579 mahasiswa menjadi peserta Insadha. Namun, menurut koordinator pendamping kelompok (dampok), Ilona, hanya sekitar 480-an mahasiswa yang hadir mengikuti acara ini. Sebagian lainnya berasal dari angkatan 2014, 2013 dan 2012.

Setiap tahunnya, kuota Insadha selalu dibatasi karena jumlah peserta yang membeludak. Alhasil, banyak mahasiswa angkatan 2015 yang tidak bisa segera mengikuti Insadha dan harus menunggu Insadha di tahun berikutnya yang menyebabkan mahasiswa baru kehabisan kuota untuk mengikuti Insadha pada tahun mereka.

“Menurut saya, ini (Insadha Januari-red.) adalah langkah yang efektif,” papar Penanggungjawab Umum Angga Dwi Putra. “Dengan adanya ini berarti kan besok itu hanya murni (dari angkatan-red.) 2016.”
Jika masih ada mahasiswa yang tetap tidak mengikuti Insadha susulan tersebut, maka sangat diharapkan kesadarannya untuk mengikuti Insadha yang akan berlangsung di tahun-tahun berikutnya mengingat Insadha masih menjadi suatu hal wajib diikuti sebelum mengikuti yudisium. “Dari Insadha sebelumnya ternyata belum diikuti oleh semua angkatan 2015. Sehingga ini sebagai bentuk memfasilitasi,” ucap Wakil Rektor III Rm Andalas, S.J. seusai makan siang.

“Prinsipnya kami sudah memberitahukan sedini mungkin pada para mahasiswa sejak tanggal 2 November,” lanjut Andalas. Bahkan mahasiswa yang baru mendaftar Selasa malam (13/01) tetap diterima untuk mengikuti Insadha tersebut. Persoalan sertifikat hilang sudah menjadi rahasia umum para mahasiswa ketika dimintai pertanggungjawaban sebelum kelulusan. Padahal sebagai hakikatnya kampus ingin mengajari mahasiswa untuk belajar mendokumentasikan hal-hal penting sedini mungkin. Permasalahan mahasiswa yang belum bisa lulus karena kehilangan sertifikat menjadi kesadaran masing-masing untuk meminta pada kampus yang baru.

Rangkaian Insadha Januari 2016 yang ditangani BEM USD kepengurusan baru ini memang baru pertama kali ini dilaksanakan. Persiapannya pun sangat singkat, hanya kurang dari satu bulan. Segera setelah pelantikan pada 18 Desember 2015 lalu, BEM segera membentuk kepanitiaan yang berasal dari bagian internal BEM dan perwakilan unit kegiatan mahasiswa (UKM). Misalnya, divisi kemananan berasal dari Resimen Mahasiswa (Menwa), divisi medis dari UKM Korps Suka Rela (KSR), divisi dokumentasi dari UKM Fotografi Lens’ Club dan pembawa acara dari UKM Radio Masdha.

UKM juga berpartisipasi dalam eksposisi UKM, yang berupa presentasi dan tanya jawab tentang UKM. Beberapa UKM, seperti Grisadha, Inkai, Tutu Club, dan Teater Seriboe Djendela (TSD), juga berpartisipasi dalam acara penampilan UKM. Sebagian dampok dari Insadha Agustus tahun lalu juga ikut membantu terlaksanakannya acara ini.

Berbeda dari Insadha reguler yang diadakan tiap Agustus sebelum mahasiswa baru masuk kuliah, Insadha Januari 2016 ini lebih padat dan singkat. Berlangsung selama 2 hari saja, lebih cepat dibandingkan Insadha reguler Agustus yang tiap gelombangnya memakan waktu 3 hari termasuk inagurasi. Acara pun hanya dilaksanakan di Auditorium USD, Kampus II, Mrican. Dinamika bersama kelompok, yang total durasinya lebih sedikit jika dibandingkan Insadha Agustus, dilakukan di sekitar area Auditorium.

Peserta Insadha Januari 2016 sedang berlatih di belakang Gedung Pusat, Kampus II, Mrican, untuk penampilan kelompok.

“Hanya masalah kemasan dan juga waktu saja (yang berbeda-red.),” tutur Ketua Insadha Januari 2016 Aloysius Bagus. “Isinya kami sesuaikan sama seperti seperti Insadha Agustus.” Pengenalan kampus seperti pengenalan rektorat beserta tugas mereka, Driyarkara, Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU) dan BEMU serta UKM, tetap diadakan.

Penulis dan Reporter: Istu Septania dan Atanasius Magnus Ayus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *