Pemimpin Baru Untuk Sanata Dharma

               Komisi Pemilihan Umum Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (KPU BEMU) Sanata Dharma menyelenggarakan kampanye debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang kedua kali, dalam rangka Pemilihan Umum capres dan cawapres BEMU periode 2018-2019. Kampanye debat yang kedua ini bertempat di Student Hall Kampus 1 Mrican Universitas Sanata Dharma pada Kamis (19/10). Sebelumnya, KPU BEMU telah mengadakan Kampanye pertama yang diadakan di Kampus 3 Paingan Universitas Sanata Dharma pada hari Rabu (18/10).  Kampanye debat tersebut diikuti oleh 3 pasangan calon (paslon), masing-masing paslon terdiri dari 1 capres dan 1 cawapres, tak luput juga presiden BEMU periode 2017-2018 ikut menghadirinya.

Para panitia penyelenggara kampanye debat

              Terdapat perbedaan yang signifikan pada jalannya kampanye tahun ini. Pasalnya, paslon yang mengikuti kampanye tahun ini berjumlah 3 pasangan, sementara pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah paslon yang berpartisipasi hanya 2. Adapun paslon yang mengikuti kampanye debat antara lain Paslon No. urut 1 Christian Noko (Manajemen 2015) dengan pasangannya Vinsent (Teknik Elektro 2015). Paslon No. urut 2 Ganang Darmanto (Teknik Mesin 2015) dengan Claudia (Manajemen 2015), dan Paslon No. urut 3 Yunardi Sinaga(Ilmu Teologi 2015) dengan Valentinus Angga(Teknik Informatika 2016).

                Selain berasal dari program studi (prodi) yang bervariasi, salah satu paslon bahkan berasal dari prodi Ilmu Teologi, yang tercatat belum pernah lagi menyumbangkan mahasiswanya untuk berpartisipasi sejak tahun 2011, ujar Patricia Kalis Jati Sekar, mahasiswa akutansi angkatan 2015 selaku ketua panitia. Lebih lanjut lagi, Patricia juga mengungkapkan tema dari Kampanye tahun ini adalah ‘Nasionalisme.’ “Kita tetep masih inget tradisinya Indonesia, tapi ada modernnya sedikit.” Ungkapnya saat diwawancarai pada akhir acara.

               Selain para Paslon, mahasiswa, maupun tim sukses, hadir juga Wakil Rektor 3 Romo Inn Nugroho dalam kampanya kedua yang dilakukan di kampus  1, Universitas Sanata Dharma. Romo Inn memberikan wejangan kepada para Paslon, “ Gagasan itu harus jelas, goal, dan activities agar, harapannya, gagasan para Paslon nantinya tidak hanya menjadi angan-angan belaka  karena BEMU sendiri nantinya akan banyak membantu wakil rektor 3.”

                Saat ditemui pada sela-sela kesempatan, Paslon nomor urut 3 menjelaskan bahwa ada persamaan misi yang diapit dari 3 Paslon. Pertama, pembuatan website untuk melayani keluhan dan pendapat para mahasiswa. Tujuannya adalah agar semua aspirasi dan keluhan mahasiswa dapat diterima dan tidak ada satupun yang  tidak tersampaikan. Kedua, diterapkannya penyebaran ‘kotak suara berjalan’ yaitu anggota BEMU yang menggunakan seragam pada hari tertentu. Tujuannya agar setiap mahasiswa, yang ingin menyampaikan aspirasi atau keluhan, dapat langsung dilayani di tempat.

               “Untuk pemilihan suara, KPU BEMU menyiapkan beberapa titik bilik suara agar dapat menjaring semua mahasiswa dalam memberikan hak pilih.  Hal ini dilakukan  agar kerja keras KPU BEMU selama 4 bulan terakhir, yang tentunya banyak menguras tenaga, tidak sia-sia dengan tidak berpartisipasinya para mahasiwa, karena dalam persiapannya banyak kendala yang ditemui,” ungkap Patricia.

Penulis & Reporter:  Ayudityas Kristalita, Johanes Nadimjehthro, Christina Rindang Kasih, Gregorius Ray Anugrah Putra, Gilang Yudhistyra D

Editor: Dyas Putri, Iren Lejap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *