Konser Melodi Perdamaian di Beringin Soekarno

Kelompok musik Sastromoeni dengan vokalis Kukuh Lutfi Samsiar (kiri) dan Kevin Maulana Kurniawan (kanan)

Malam kamis (14/09/2016) yang ditemani rintik hujan, perlahan membasahi beringin Soekarno, tempat diselenggarakannya acara “Peace Concert : Building Bridge For Peace”. Konser perdamaian yang dipelopori oleh Forum Jogja Damai ini dimulai sekitar pukul 7 dan berakhir pada pukul 11 dengan memperoleh bantuan dari Campus Ministry untuk persoalan ijin tempat tanpa biaya sepeser pun. “Rencananya kami ingin mengadakan event ini di titik 0 km, namun sedang ada pemugaran. Jadi kami memilih di beringin Soekarno,” ucap Ahmad Shalahuddin, selaku koordinator umum acara Peace Concert tersebut.
Forum Jogja Damai sendiri merupakan komunitas pemuda Yogyakarta yang menggencarkan soal aksi damai dari berbagai konflik yang ada di kota pelajar akhir-akhir ini. Mereka yang beranggotakan 37 orang ini secara aktif melakukan dialog-dialog terbuka dengan masyarakat Yogyakarta yang terlibat konflik.

Pengurus San’t Edigio saat memberikan pidato perdamaian di penghujung acara


Panitia secara resmi telah mengundang FJD, Rockstar Ideology, GIE, IDE, SASTROMOENI, BY THE WAY, DYBOW, Perahu Karet, Trigve, Money Home, Sky and Earth, Standout, serta Dewantara Rock. Ada sebuah momen menarik ketika salah satu pengurus Sant’Egidio memberikan sedikit pidato terkait hari perdamaian sedunia yang jatuh pada tanggal 21 September. Sant’Egidio sendiri merupakan komunitas dunia yang juga menggencarkan perdamaian. Komunitas ini pertama kali dipelopori oleh Paus Yohanes Paulus II dan sekarang dilanjutkan oleh Paus Fransiskus. Pidato tersebut sekaligus menjadi penutup sebelum diadakan doa bersama.
reporter dan penulis : Atanasius Magnus


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *