25 Tahun Lembaga Studi Realino : Menyurat Realino Menggurat Indonesia

          Yogyakarta, natasmedia.com – Lembaga Studi Realino kini telah menjejaki umur 25 tahun. Pasang surutnya kegiatan di Realino Institude Of Studies ini terbingkai dalam acara Syukuran 25 Tahun lembaga tersebut, yang mengusung tema “Menyurat Realino Menggurat Indonesia”. Membuka surat “LSR” dalam menyurat Indonesia selama 25 Tahun ibarat menghadirkan sosok dan memori pahit dimana pada masa itu situasi dan kondisi sosial serta politik dan ekonomi Indonesia menganggap rakyat tidak perlu punya sejarah. Sekaligus, sejarah tak perlu memperhitungkan peran rakyat. Syukuran ini dilaksanakan di gedung Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (24/9).
Penampilan Endah Laras, dkk dalam Syukuran 25 Tahun Lembaga Studi Realino di Auditorium Driyarkara (24/9/2016). Foto : natasmedia.com/Fileks
            Rm. Budi Susanto, Ph.D., SJ, selaku Direktur Lembaga Studi Realino mengatakan bahwa lembaga ini bergerak bagi dan bersama rakyat cendekia Indonesia untuk bersetiakawan dalam membela ‘rakyat tanpa sejarah’ maupun ‘sejarah tanpa rakyat’. “Hal ini juga sejalan dengan pemikiran Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno yang mengkhayati hidup untuk menjadi Penyambung Lidah Rakyat”.
            Pada awalnya, Lembaga Studi Realino sebenarnya adalah kelanjutan Asrama Mahasiswa Realino Yogyakarta yang berdiri sejak tahun 1955 sampai 1990. Sejalan perkembangan waktu, lembaga studi ini telah menorehkan catatan untuk mengangkat peristiwa-peristiwa lokal, kajian-kajian nasional maupun global, menciptakan dan memajukan kesadaran terhadap keadilan sosial dan HAM. Hal ini terwujud dalam berbagai kegiatan penelitian maupun  lokakarya-lokakarya.
            Syukuran 25 Tahun Lembaga Studi Realino ini juga turut  menghadirkan bintang tamu Endah Laras, B.J Riyanto & Suprapto, dkk, penampilan Swastika Music, dan Sadhar Jazz yang sekaligus menutup acara syukuran ini kedalam rangkaian penampilan lagu-lagu yang berbaur hayatan “Penyambung Lidah Rakyat”.
Penulis dan Reporter : Fileksius Gulo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *