Sapaan Tim Indonesia Mengajar bagi Mahasiswa Baru USD

WR III USD berfoto bersama Tim Indonesia Mengajar

doc. natas
Paingan (13/8), Universitas Sanata Dharma (USD) kembali menghadirkan narasumber yang dianggap oleh Steering Committee (SC) Inisiasi Sanata Dharma (Insadha) 2014 inspiratif. Selama dua  gelombang di Insadha 2014 ini, USD tak segan menghadirkan dua tokoh publik bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Rabu, 13 Agustus 2014, pihak panitia Insadha 2014 mengundang Tim Indonesia Mengajar (IM). Tim IM merupakan sekelompok pengajar muda Indonesia yang dipelopori oleh Anies Baswedan. Para pengajar muda inilah yang menjadi potensi bangsa untuk mendidik mereka yang berada di daerah yang sulit dijangkau, di pedalaman dan berbagai daerah yang kurang mendapat perhatian.
Para pengajar muda yang tergabung dalam Tim Indonesia Mengajar ini masing-masing merupakan lulusan universitas yang berbeda-beda. Fransiska Tika, lulusan dari Ilmu Komunikasi Atma Jaya Yogyakarta. Ari Hendra merupakan mahasiswa lulusan Universitas Gajah Mada,  sedangkan Angela Asri merupakan lulusan Pendidikan Bahasa Inggris USD dan Didi.
Masing-masing pengajar muda ini memiliki motivasi berbeda-beda saat bergabung dengan Tim IM. Bagi Fransiska Tika, lulusan Ilmu Komunikasi Atma Jaya Yogyakarta ialah hidup hanya sesaat , maka hidup harus bermanfaat. Anggun, lulusan Universitas Indonesia jurusan Administrasi Negara, menyatakan bahwa dirinya terpanggil untuk menjadi salah satu pengajar muda di Indonesia Mengajar. Ia merasa dirinya berkewajiban untuk membuat sesuatu sebelum akhirnya memiliki kesibukan lain sebagai seorang wanita. “Saya ditempatkan di pulau Rote Nusa Tenggara Timur, motivasinya ialah saya ingin berbuat sesuatu untuk Indonesia, kita tahu bahwa segala pengalaman kita sebelum kita memiliki kesibukan kerja atau berkeluarga sebelum  itu semua apa sih yang bisa dilakukan dan saya percaya itulah cara saya untuk Indonesia,” tuturnya mantap.
Kehadiran Tim IM di Insadha 2014 merupakan perwakilan dari Anies Baswedan yang berhalangan hadir. Alhasil pesan Anies disampaikan melalui video. “Selama kuliah jangan hanya belajar melainkan juga melihat dan memikirkan masa depan, Tetap studi dengan baik, berlatihlah kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi dan analitical thingking (berpikir analitis-red),” ujar Anies dalam video yang ditayangkan kepada peserta Insadha 2014.
Usai mempresentasikan seluruh hal terkait Indonesia Mengajar, Tim IM meninggalkan area Insadha 2014. Tim IM menaruh harapan pada para peserta Insadha 2014, yang mayoritas adalah mahasiswa baru di USD agar kelak sungguh-sungguh menjadi harapan bangsa dan menjadi seorang pendidik yang mendidik.
Penulis : Claudia Rosari Dewi

Reportase Bersama : Judha Jiwangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *