Gladi Resik Pagelaran Gamelan Anak 2014, Ekspresi Anak dalam Tradisi

“Warisanmu Senyum Nusantaraku” menjadi tema acara Parade Gamelan Anak. Parade tersebut merupakan pembukaan Dies Natalis Universitas Sanata Dharma ke-59 tahun ini. Jajaran panitia diisi oleh mahasiswa PGSD Sanata Dharma. Koordinator acara, Bertus, mengharapkan acara yang akan berlangsung tanggal 19 Oktober 2014 pukul 09.00 WIB di Panggung Realino sukses.
            Parade Gamelan Anak sesi yang ke-7 ini diikuti oleh tiga belas Sekolah Dasar se-Jogja dan Jawa Tengah. Rencananya Rektor Universitas Sanata Dharma, wakil rektor IV, perwakilan dari dinas pendidikan dan Gusti Wiro, perwakilan dari keraton, akan hadir. Tujuan parade itu melestarikan budaya leluhur sebagai media ekspresi anak dan bermain bersama dalam pendidikan. Bertus menjelaskan bahwa acara tersebut bukanlah lomba, melainkan parade. “Tahun ini mereka membawakan dua gending. Yang pertama dolanan anak. Yang satu bebas tapi ditutamakan karya baru,” ujar Bertus saat ditemui di sela-sela kesibukannya dalam persiapan acara.
            Antusiasme terlihat dari keceriaan anak-anak Sekolah Dasar yang hari ini sedang berlatih untuk penampilan besok. Cannot, salah satu peserta yang berasal dari SD Kanisius Sengkan terlihat sangat bersemangat. “Senang sekali bisa ikut acara ini. Kalau tahun depan ada lagi, pengin ikut lagi,” katanya.
            “Meskipun kita baru pertama ikut, tetapi harus siap! Kita tidak mengacu pada juara tetapi mengacu untuk melatih mental anak-anak,” tambah Eko, guru pembimbing Cannot.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Reportase Bersama:Achmad Fajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *