Teater Bayangan Georgia Sambangi Jogja

Budrugana Gagra, kelompok eksperimental teater bayangan tangan dari Georgia, menggelar pementasan di Rumah Budaya TeMBI, Sewon, Bantul, pada Minggu (26/10). Pementasan tersebut berjudul “The Four Season of the Year”. Acara tersebut dimulai pukul 19.30 dan berlangsung sekitar 60 menit dalam dua babak.
The Four Season of the Year mengisahkan seekor anak beruang yang terbangun dari hibernasinya pada musim semi. Ia sibuk mencoba-coba hal baru dan berpetualang dengan alam di sekitarnya sepanjang tahun, dari musim semi hingga musim dingin datang kembali.
Di akhir acara, penonton dipersilahkan melihat ke balik layar dan belajar bagaimana membentuk bayangan. Penonton juga bisa berbincang-bincang dengan para pemain teater bayangan tangan.
“Menurut saya, pertunjukkannya sangat menarik, kreatif, dan imut banget, apalagi untuk anak-anak,” komentar Windy Christiyanti, salah satu penonton pertunjukan malam itu. “Ini juga bisa menjadi alternatif pengenalan seni yang mudah, praktis dan menyenangkan bagi kaum muda,” tambahnya.
Budrugana Gagra masih memiliki pementasan lagi di Rumah Budaya Tembi pada Senin (27/10) pukul 19.30 dengan pementasan berjudul “Isn’t This a Lovely Day” yang bercerita tentang kisah seseorang dari kelahiran, masa kecil, percintaan, perpisahan, kematian, hingga keabadian jiwa. Pementasan ini akan dimainkan dengan latar belakang kisah rakyat Afrika dan diisi dengan musik jazz.
Tahun lalu, Budrugana Gagra tampil dalam pentas “The Most Spectacular Wayang Puppet Carnival in The World” yang diselenggarakan di  Jakarta. Tahun ini, dengan bantuan dari Iman Sapta Ramadhi, seorang teman dari teater Budrugana Gagra, teater tersebut akhirnya berhasil melaksanakan pementasan di beberapa tempat di Indonesia, yakni di Jakarta dan Yogyakarta. Pada akhir bulan ini, teater ini juga akan tampil di Bali.

Oleh: Istu Septania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *