The Miracle of Love di Kampus III Paingan

Lomba Storrytelling JPMIPA DAY
Paingan – (9/3) Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) Universitas Sanata Dharma menggelar acara tahunan, JPMIPA DAY. Acara yang melibatkan 91 panitia ini dilaksanakan di Hall Selatan Kampus III Paingan dengan konsep “Romantic”.
Tujuan dari JPMIPA DAY adalah mengakrabkan mahasiswa JPMIPA dan mengembangkan bakat mahasiswa JPMIPA di bidang akademik dan non akademik. Ada 5 susunan acara dalam JPMIPA DAY yaitu miracle of love (story telling), JPMIPA Cup (aku dan kamu bersatu dalam sportivitas), LCC (aku raih kesejajaran dalam kebersamaan JPMIPA), lAP (jiwa smart, creative and care), malam puncak (the power of love).
9 Maret yaitu opening ceremony dan story telling, sedangkan tanggal 10 sampai 25 Maret untuk JPMIPA Cup yaitu pertandingan futsal, basket, tarik tambang, dan voli yang diikuti oleh perempuan dan laki-laki secara terpisah, serta pertandingan catur campuran. Lomba cerdas cermat (LCC) antar kelas juga diselenggarakan. Pada 17 Maret, IAP dilaksanakan selama tiga hari sama seperti JPMIPA Cup.
Ketua pelaksana acara JPMIPA DAY Cornelius Sepnuwiadi menjelaskan bahwa malam puncak akan diselenggarakan pada 27 Maret 2015. Acara puncak ini akan dilaksanakan pukul 6 sore hingga 10 malam. Tiap kelas per angkatan akan mengirimkan perwakilannya untuk pentas seni yang bisa berupa pertunjukan band, drama, atau pompom boy. Namun, untuk band terdapat kriteria tersendiri, yaitu band dengan genre pop atau melayu sesuai tema yang romantik.
Partisipasi peserta dan penonton untuk acara ini cukup banyak. Beberapa saran dan harapan dilontarkan oleh peserta dan penonton. Dewi, salah satu peserta yang mengikuti lomba story telling dengan cerita berjudul Jayaprana dan Liongsari,  melontarkan harapan agar acara ini dipertahankan karena dapat mengumpulkan keluarga MIPA.

Selain itu, sanjungan pun datang dari salah satu penonton. “Spektakuler, dari tahun ke tahun semakin berkembang. Sekarang pesertanya sudah hampir di setiap kelas. Selain itu, dapat mengembangkan soft skill mahasiswa MIPA,” kata Hana Natalia Pamungkas, seorang mahasiswa Pendidikan Fisika 2012.

Penulis : Gayuh Pendhika
Fotografer : Azizta Laksa M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *