PENTAS LAKON REMANG-REMANG

Yogyakarta (5/11/17) – UKF Sastra Indonesia Bengkel Sastra, mengadakan pentas teater dari novel karangan Seno Gumira Adji Dharma yang berjudul Tumirah (Sang Mucikari). Pertunjukan yang bertema Pentas Lakon Remang-Remang ini, diadakan di Beringin Ekonomi. Sesuai dengan tema nya remang-remang, penerang yang di tonjolkan hanya di area panggung saja. Sisi kanan dan kiri nya di buat gelap tanpa cahaya.

Karena hujan deras yang datang pada saat itu, membuat acara pementasan diundur. Yang harus nya mulai pukul 18.00 jadi dimulai pukul 20.00 WIB. Tapi keterlambatan pementasan teater tersebut tidak membuat penonton pulang, malah semakin banyak penonton yang berdatangan untuk melihat pementasan tersebut. Acara di buka dengan sambutan dari MC. Dengan rintikan sisa hujan para pemain mulai memerankan peran nya. Rintikan sisa hujan tak membuat para pemain terganggu untuk tetap memainkan peran nya dengan sangat baik.

Di sela-sela acara,  para panitia memberikan snack untuk penonton agar para penonton dibuat lebih nyaman saat menonton pentas tersebut. Acara berakhir pada pukul 22.00 WIB, dan di akhiri dengan foto-foto bersama pemain dan panitia. Penonton antusias dengan pertunjukan teater tersebut dan memberikan apresiasi tepuk tangan yang luar biasa di akhir pertunjukan.

Teater tersebut menarik, bagus, lucu, menghibur, dan berkesan. Selain itu juga meriah walaupun tempat pementasan, dan suasana nya sederhana. Tetapi penonton sudah merasakan seperti cerita yang sebenarnya.

Semoga di tahun selanjutnya, teater tersebut tetap diadakan kembali dan lebih bagus dari tahun sebelumnuya.

Penulis: Elvia Kristi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *